Wednesday, July 28, 2010

Pedang sakti.

Maka jika ada yang mencaci, biarlah.
Maka jika ada yang mengkeji, lantaklah.
Maka jika ada yang mentertawakan, pedulilah.

Kita punya pedang sakti.
Melibas maki,
Menyelar caci,
Membelah hati.

Tak semua punya pedang sakti seperti kita,
Yang hanya berupa kata-kata,
Akan ada yang,
Menelan rasa,
Diracun bisa,
Dipunah binasa.

Kita adalah pahlawan kata-kata,
Kita adalah hero sesama kita.

Maka jika ada yang
Mencaci,
Mengkeji,
Dan mentertawakan,
Teriaklah,

"Aku punya pedang sakti,
Melibas maki,
Menyelar caci,
Membelah hati.

Kalian pasti akan,
Menelan rasa,
Diracun bisa,
Dipunah binasa, celaka!"

Maka berlalulah dia dari situ,
menyanyi lagu yang dia putar berulang-ulang di setiap hari-hari celakanya.


Dyra J.

4 comments:

apelfeckel j said...

WOAAAAA

Dyra J. said...

Muahahahaha :)

Aziati Wan Haron said...

penulisan yang hebat *thumbs up*

Dyra J. said...

Tak lah, biasa je. Terima kasih :)